Tuesday, November 25, 2025

Memahami Prinsip Kerja dan Teknologi Fiber Optic.

Memahami Prinsip Kerja dan Teknologi Fiber Optic

https://www.coherent.com/content/dam/coherent/site/en/images/diagrams/glossary/fiber-optics.jpg
https://media.hswstatic.com/eyJidWNrZXQiOiJjb250ZW50Lmhzd3N0YXRpYy5jb20iLCJrZXkiOiJnaWZcL2ZpYmVyLW9wdGljcy1pbnRlcm5hbC5qcGciLCJlZGl0cyI6eyJyZXNpemUiOnsid2lkdGgiOjgyOH19fQ%3D%3D

Fiber optic adalah teknologi penghantar data yang menggunakan cahaya sebagai media transmisi melalui serat kaca atau plastik yang sangat tipis. Teknologi ini menjadi tulang punggung internet modern karena mampu mengirim data dengan sangat cepat, jarak jauh, serta minim gangguan.

Untuk memahami fiber optic, kita perlu mengetahui prinsip kerja, bagian-bagian, serta teknologi yang digunakan. Berikut pembahasannya.


1. Prinsip Kerja Fiber Optic

Prinsip kerja utama fiber optic adalah pemantulan total internal (Total Internal Reflection).

Cahaya yang masuk ke dalam inti serat (core) akan memantul terus-menerus di dalamnya karena perbedaan indeks bias antara core dan cladding.

Bagaimana prosesnya?

  1. Sumber cahaya (laser/LED) mengirimkan sinyal cahaya.

  2. Cahaya masuk ke dalam core fiber optic.

  3. Karena indeks bias core lebih tinggi daripada cladding, cahaya dipantulkan 100% sepanjang jalur serat.

  4. Cahaya membawa sinyal digital (bit 0 dan 1).

  5. Pada ujung penerima, cahaya diterjemahkan kembali menjadi data.

Hasilnya: Transmisi sangat cepat, stabil, dan tidak terpengaruh gangguan elektromagnetik.


2. Struktur & Bagian-Bagian Fiber Optic

Fiber optic terdiri dari beberapa lapisan penting:

A. Core

  • Inti serat tempat cahaya merambat

  • Terbuat dari kaca (silica) atau plastik

  • Diameter bergantung pada jenis fiber (SMF ±9 µm, MMF ±50–62.5 µm)

B. Cladding

  • Lapisan luar core

  • Berfungsi memantulkan cahaya kembali ke inti

  • Memiliki indeks bias lebih rendah

C. Coating / Buffer

  • Melindungi core & cladding dari tekanan fisik

  • Biasanya dari plastik lembut

D. Strength Member

  • Penguat kabel (Kevlar / serat aramid)

  • Mencegah kabel putus saat ditarik

E. Outer Jacket

  • Selubung luar kabel

  • Melindungi dari cuaca, gesekan, kelembapan, dan gigitan hewan


3. Jenis Sumber Cahaya pada Fiber Optic

Transmisi cahaya menggunakan dua jenis sumber utama:

A. LED (Light Emitting Diode)

  • Untuk jarak dekat

  • Digunakan pada Multimode

  • Biaya lebih murah

B. Laser (LD / Laser Diode)

  • Untuk jarak jauh dan kecepatan tinggi

  • Digunakan pada Single Mode

  • Lebih presisi dan kuat


4. Teknologi Transmisi pada Fiber Optic

A. Single Mode (SMF)

  • Hanya satu jalur cahaya

  • Jarak sangat panjang

  • Redaman rendah

  • Cocok untuk backbone, ISP, dan jaringan antar kota

B. Multimode (MMF)

  • Banyak jalur cahaya

  • Jarak pendek

  • Ideal untuk gedung, data center, dan LAN

Kategori OM (MMF):

  • OM1: 62.5 µm, jarak pendek

  • OM2: 50 µm, lebih baik

  • OM3/OM4: untuk 10G – 40G – 100G

  • OM5: mendukung transmisi berwarna (wideband)


5. Teknologi Multiplexing (Memperbanyak Kapasitas Data)

Fiber optic mendukung teknik untuk mengirim banyak sinyal sekaligus melalui satu serat.

1. WDM (Wavelength Division Multiplexing)

Menggabungkan banyak sinyal cahaya dengan panjang gelombang berbeda.

A. CWDM (Coarse WDM)

  • Lebar kanal lebih besar

  • Jarak sedang (10–40 km)

  • Biaya lebih murah

B. DWDM (Dense WDM)

  • Kanal sangat rapat

  • Jarak sangat jauh (hingga 80–120 km)

  • Kapasitas data sangat besar

  • Digunakan oleh operator & backbone internasional


6. Keunggulan Teknologi Fiber Optic

1. Kecepatan Sangat Tinggi

Mampu mentransmisikan data dalam hitungan Gigabit hingga Terabit.

2. Jarak Transmisi Jauh

Dapat mencapai puluhan hingga ratusan kilometer.

3. Minim Gangguan

Tidak terpengaruh EMI, petir, atau noise elektrik.

4. Kapasitas Data Besar

Dapat menampung banyak kanal data (WDM).

5. Bobot Ringan & Diameter Tipis

Mudah dipasang dalam tray, ducting, maupun tiang.

6. Keamanan Tinggi

Sulit disadap karena aliran cahaya langsung terputus jika kabel dibengkokkan secara ekstrem.


7. Penerapan Teknologi Fiber Optic

A. Internet Rumah (FTTH)

Drop cable dari ODP menuju ONT pelanggan.

B. Jaringan Perkantoran / Kampus

Menghubungkan lantai, gedung, lab, dan data center.

C. Backbone ISP

Menghubungkan antar kota dan wilayah.

D. Telekomunikasi Internasional

Kabel fiber bawah laut (submarine cable).

E. Industri Medis

Digunakan pada alat endoskopi dan pencitraan cahaya.


8. Kesimpulan

Teknologi fiber optic bekerja dengan prinsip pemantulan total cahaya di dalam serat kaca atau plastik.
Dengan keunggulan seperti kecepatan tinggi, jarak jauh, dan minim gangguan, fiber optic menjadi teknologi utama dalam dunia jaringan modern, mulai dari internet rumah, LAN, hingga backbone ISP.

Memahami prinsip kerja dan teknologinya membantu kita lebih tepat dalam merancang jaringan yang efisien, stabil, dan berperforma tinggi.

No comments:

Post a Comment

Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik

  Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik Gambar 428 Diagram Alur Splicing  dalam Komunikasi Optik Berikut penjelasan  Konsep Dasar Spl...