Tuesday, May 12, 2026

Laporan Mikrotik Kelompok No presensi 15.

MIKROTIK BASIC CONFIGURATION

Panduan Lengkap Setting MikroTik

Tutorial lengkap konfigurasi MikroTik mulai dari login, reset configuration, setting IP Address, DHCP Server, hingga NAT menggunakan Winbox dengan tampilan modern dan mudah dipahami untuk pemula.

📘 Pendahuluan

MikroTik merupakan sistem operasi dan perangkat jaringan yang sangat populer digunakan dalam dunia networking. Router ini banyak digunakan untuk manajemen jaringan internet baik di sekolah, kantor, warnet, hingga rumah pribadi.

Pada tutorial ini kita akan melakukan konfigurasi dasar MikroTik menggunakan Winbox mulai dari tahap awal hingga client berhasil terhubung ke internet.

💡 Topologi sederhana yang digunakan:

Internet → Ether1 (WAN) → MikroTik → Ether2 (LAN) → Client
1️⃣ Login ke MikroTik

Langkah pertama yaitu masuk ke router MikroTik menggunakan aplikasi Winbox.

  • Hubungkan laptop ke MikroTik menggunakan kabel LAN
  • Buka aplikasi Winbox
  • Pilih MAC Address router
  • Klik Connect
Default username MikroTik biasanya:

admin
(password kosong)
2️⃣ Melakukan Reset Configuration

Reset configuration dilakukan agar router kembali ke pengaturan awal sehingga konfigurasi lama tidak mengganggu proses setup baru.

  • Masuk ke menu System
  • Pilih Reset Configuration
  • Klik Reset Configuration
  • Tunggu router restart
⚠️ Reset configuration sangat penting dilakukan sebelum memulai konfigurasi baru agar tidak terjadi konflik setting.
3️⃣ IP → DHCP Client → Ether1 (ISP)

DHCP Client digunakan untuk memperoleh IP Address secara otomatis dari ISP/provider internet pada interface Ether1.

  • Masuk ke menu IP → DHCP Client
  • Pilih interface Ether1
  • Pastikan status menunjukkan “bound”
DHCP Client berhasil mendapatkan IP Address
✅ Jika status sudah “bound”, maka MikroTik berhasil terkoneksi ke internet/provider.
4️⃣ IP → Address LAN Ether2 (Server

IP Address digunakan sebagai alamat jaringan agar perangkat dapat saling terhubung dalam satu network.

  • Masuk ke menu IP → Addresses
  • Klik tombol +
  • Masukkan IP Address
  • Pilih interface
192.168.8.15/24
Konfigurasi IP Address pada interface client
5️⃣ IP → Pool

IP Pool digunakan untuk menentukan range IP Address yang akan dibagikan kepada client oleh DHCP Server.

192.168.8.15.2 - 192.168.15.254
Konfigurasi IP Pool DHCP Client
6️⃣ Setting DHCP Server

DHCP Server digunakan agar client mendapatkan IP Address secara otomatis tanpa setting manual.

  • Masuk ke menu IP → DHCP Client
  • Pastikan status bound
  • Periksa IP yang didapatkan
Proses DHCP Setup pada MikroTik
DHCP Server berhasil dibuat
7️⃣ NAT → Masquerade

NAT digunakan agar jaringan lokal/client dapat mengakses internet menggunakan koneksi dari interface WAN.

  • Masuk ke menu IP → Firewall → NAT
  • Tambah rule baru
  • Pilih chain srcnat
  • Action = masquerade
Address Pool DHCP Client
🔥 NAT dengan action masquerade memungkinkan semua client LAN menggunakan internet dari satu IP publik.
🌐 Pengujian Koneksi

Setelah seluruh konfigurasi selesai dilakukan, tahap terakhir adalah melakukan pengujian koneksi internet.

ping 8.8.8.8

Jika reply berhasil muncul, maka konfigurasi MikroTik telah berhasil dilakukan dengan baik.

🎯 Kesimpulan

Dari hasil konfigurasi yang telah dilakukan sesuai urutan yang benar, MikroTik berhasil dikonfigurasi mulai dari login, reset configuration hingga NAT Masquerade.

Laporan Mikrotik Kelompok No presensi 15.

MIKROTIK BASIC CONFIGURATION Panduan Lengkap Setting MikroTik Tutorial lengkap konfigurasi MikroTik mulai dari login, reset ...